Makan Malam di IBC Sembari Menikmati Arsitektur Peninggalan Belanda di Kota Lama Semarang

Posted on Updated on

Jalan jalan ke Semarang pasti oke lah, karena kota Semarang dulunya memang penuh sejarah apalagi kota ini menjadi saksi bisu 5 hari pertempuran di Semarang dan banyak sekali bangunan-bangunan bersejarah yang tentunya berada diwilayah khususnya kota Lama. Ngomongin kota Lama Semarang pastinya rekan rekan pembaca sudah tau dong. Karena kota Lama kini beberapa tempatnya sudah direstorasi dan dibuka untuk umum, selain itu juga banyak dikunjungi para wisatawan baik di siang maupun hari. Baca entri selengkapnya »

Nyobain Produk Yordanian Sea Salt Shampo & Conditioner by Scarlett Buat Istri

Posted on Updated on

Sejak remaja saya dan istri merupakan orang yang suka merawat tubuh, kalau saya sebagai lelaki biasanya sih kadang ikutan facial sama istri, meski gak sering – sering banget, selain itu setahun sekali dua kali lah mungkin saya juga ikut creambath rambut, itung itung meski rambut pendek tetapi tetep wangi, selain pakai shampo dan pomede. meskipun sebenarnya tidak terlalu rutin sekali tiap harinya.. Baca entri selengkapnya »

Makan Siang Bersama Keluarga di Bale Branti Kemuning, Karanganyar

Posted on Updated on

Berkunjung ke perkebunan teh di lereng Gunung Lawu nggak lengkap rasanya tanpa berkunjung ke Bale Branti. Di antara banyaknya kafe di sekitar perkebunan ini, Bale Branti menjadi salah satu spot favorit bagi para pecinta traveling yang letaknya di Ngargoyoso Karanganyar. Nah liburan kemarin kami sekeluarga juga menyempatkan diri untuk liburan disini sekalian makan siang.

Baca entri selengkapnya »

Warung Steak (WS), Steak Legendaris Kesukaan Anak dan Istri

Posted on Updated on

WS_WaroengStiak (3)

Siapa sih yang gak suka sama Steak, steak adalah salah satu mekanan populer diera 95an hingga sekarang, khususnya di kota Solo. Saat itu makan steak. sudah wah benget pokoknya, dan tidak seperti sekarang, makan steak sih udah biasa, layaknya makan mie ayam maupun bakso, kecuali steak-steak yang kelasnya premium. Baca entri selengkapnya »

Gowes Ceria Solo – Telaga Claket , Kempol Mbledosh 80Km Pake Sepeda Lipat Sendiri

Posted on Updated on

Halo kawan kawan para goweser ceria, ayo gowes biar tetep ceria,  inilah yang saya lakukan bersama teman teman sepeda yang tergabung dalam grup Gowes Ceria. Perjalanan gowes kali ini adalah menuju salah satu spot wisata yang terletak dikawasan perbatasan Sukoharjo dan Wonogiri, yaitu Bendungan Colo dan Telaga Cleket. Nah seperti apa perjalanan gowes kami ? Yuk Simak…

Perjalanan dimulai dengan titik kumpul di depan Luwes Mall Gentan, lokasi ini biasa kami jadikan spot untuk gowes saat ke arah selatan khususnya Sukoharjo dan Wonogiri. Seperti biasanya, kami kumpul terlebih dahulu dari pukul 05.30 dan tepat pukul 06.00 baru start.

Perjalanan kami kali ini memang tidak biasanya, karena lebih memilih rute-rute gravel, dimana rata-rata teman teman saya menggunakan ban ukuran 700 gravel, sedangkan saya pribadi hanya menggunakan sepeda lipat meski  dengna ukuran 20″.

Kalau di suruh ngulang rute, mungkin kami sedikit lupa, meskipun sebenarnya kami meninggalkan jejak rute dengan aplikasi Strava. Seperti biasanya, malam sebelumnya terjadu hujan, dan kami sudah memperkirakan jika rute nantinya pasti sedikit basah dan berlumpur kalau melewati tengah ladang dan persawahan seperti foto yang kami ambil.

Selain menyusuri area ladang dan persawahan, kami juga melewati pinggiran sungai. Alhamdulillahnya tidak semua jalan berlumpu, tapi juga berumput dan berembun, sehingga paling tidak bisa membersihkan ban sepeda kami yang sudah terlanjur lewat lumpur dan tanah.

Setelah beberapa 2 jam perjalanan sampailah kami didaerah bendungan Colo dan langsung lanjut ke Telaga Cleket yang terletak di perbatasan Sukoharjo-Wonogiri. Disana kami istirahat sejenak sembari berfoto-foto secara bergantian.

Tak lama kemudian waktu sudah menunjukkan pukul 9 lebih, dan saatnya untuk pindah tempat mencari sarapan. Akhirnya kami pun bertanya kepada penjaga waduk, kalau cari sarapan enaknya didaerah mana? Soalnya didaerah Telaga Cleket ini cukup sepi dan jarang orang berjualan, malah kami dapat sebuah resto yang berjualan Soto dan Aneka Pecel, tapi lupa apa nama warungnya.


Setelah lapar terselamatnya, kami akhirnya pulang dan harus melanjutkan perjalanan kurang lebih 35 km lagi menuju kota Solo, cuaca saat itu sangat cerah dan cukup panas, apalagi harus melewati jalan besar pulangnya.

Naik sepeda lipat sangat terasa sekali, rasanya kempol ini mau mbledosh rasanya, apalagi pantat juga terasa panas. Perjalanan pulang kali ini bener bener pelan-pelan, apalagi saya dipersilahkan paling depan karena naik Sepeda Lipat Besi dengan kecepatan maksimal 15-17kmh karena tenaga sudah banyak terbuang karena dehidrasi he he he..Tobat pokoknya naik Sepeda Lipat 80Kmh, apalagi teman teman pakai ban 700cc, beraty cuy…Kempol Mbledosh..

Mampir di Masjid Baru, Masjid Agung Mahdaniyah Kabupaten Karanganyar, Seperti Apa Sih?

Posted on Updated on

Kabupaten Karanganyar, merupakan salah satu kabupaten yang terletak di sebelah timur kota Solo. Karanganyar termasuk wilayah yang cukup dikenal di Jawa Tengah karena memiliki gunung yang sering dikunjungi para pendaki, yaitu gunung Lawu. Selain gunung Karanganyar juga banyak sekali tempat tempat wisata dengan hawa sejuk dan cuacanya yang lebih dingin dibanding kota Solo. Baca entri selengkapnya »

Gowes Recovery Setelah Lebaran Ceria, Solo-Polanharjo

Posted on

Alhamdulilah libur lebaran, setelah menimbun lontong opor dan teman temannya dan hampir 2 minggu tidak gowes akhirnya bisa kembali bersepeda. Tentunya tema dari sepedaan kali ini adalah Gowes Recovery, artinya gowes santai, tidak ngoyo untuk mengembalikan stamina fisik, khususnya menstabilkan kembali kinerja jantung supaya lebih stabil lagi disaat gowes. Baca entri selengkapnya »