Gowes Karanganyar to Karanganyar Waduk Delingan, Tak Sengaja Ketemu Rekan Rekan Almarhum Bapak

Posted on Updated on

Hampir setiap dua minggu sekali saya dan teman-teman selalu mengadakan gowes bersama, Kali ini gowesnya kurang begitu ramai dan hanya diikuti oleh 6 orang saja. Mungkin pertama karena hari Sabtu dan kedua perencanaannya cukup mendadak. 

Rute kali ini adalah Gowes dari Karanganyar to Karanganyar, Loh kok sama sama Karanganyar? tetapi jarak yang ditempuh PP sekitar 62 Km yang lumayan jauh. Jadi sebenarnya kabupaten Karanganyar memang unik, karena letaknya ada 2 bagian, sebelah timur kota Solo dan sebelah barat kota Solo.

Mulai berangkat sekitar jam 5.30 pagi dari rumah Kartasura dan menuju titik kumpul di Boulevard Univesitas Sebelas Maret, kurang lebih sudah menempuh seperempat perjalanan sekitar 15Km. Setelah sampai di Boulevard kami istirahat sebentar dan menunggu beberapa teman yang belum sampai. Akhirnya kurang lebih pukul 06.15 sudah terkumpul 6 orang dengan jenis sepeda bermacam-macam, mulai dari Minivelo, RB, Hybrid, MTB dan Seli.

Berangkat dari UNS sekitar pukul 06.30, kami pun menuju salah satu waduk yang cukup terkenal di Karanganyar, bernama Waduk Delingan. Waduk Delingan merupakan salah satu waduk yang juga menjadi tujuan para goweser dari Solo maupun Karanganyar. Meski tidak sepopuler Waduk Cengklik Boyolali, Waduk Delingan menjadi salah satu tujuan para pesepeda karena suasananya lebih sepi dan jauh dari jalan Utama.

Kurang lebih perjalanan sekitar 1,5 Jam dari UNS, kami pun sampai di area Waduk Delingan, disamping Waduk delingan ini terdapat beberapa warung yang menjajakan sarapan pagi mulai dari Nasi Soto, Nasi Pecel hingga Gendar Pecel yang merupakan makanan favorit para goweser seperti kita-kita.

Saat kami sampai, kami dipersilahkan oleh dua orang paruh baya dengan kostum sepedanya dan menyapa ” monggo mas pinarak mriki” tadinya kami ingin pindah ditempat yang atau warung yang lain, karena warung lainnya sepertinya lokasinya agak jauh dan agak panas, akhirnya kami ikut bergabug dengna dua bapak-bapak paruh baya tersebut.

Singkat cerita kami pun ngobrol-ngobrol, dan ternyata kedua bapak tersebut adalah rekan Almarhum Bapak saya dan teman saya sewaktu bekerja di Pabrik Gula Tasikmadu. “Mas, Pangling aku, dulu jenengan masih kecil, masih SD, sekarang udah segini gedenya” begitu sahutnya salah satu dari bapak-bapak tersebut.

Yang membuat saya sedikit terharu adalah saat mereka bilang, ” Mugi almarhum bapak jembar kubure ya mas, almarhum bapak baik, dulu waktu alm tugas di Gondang Klaten, kami dari Tasikmadu gowes bareng-bareng ke Klaten, disana disambut almarhum dan diistimewakan lan diopeni mas makan-makan”. Jadi inget almarhum langsung nih saya jadinya.

Tak lama kemudian setelah ngobrol kedua bapak-bapak tersebut pamit untuk pulang, dan kami berenam melanjutkan obrolan di warung sekitaran Waduk Delingan tersebut.

Oh iya simak ringkasan videonya dari teman saya, Credit by Zulfiqar Ari Wicaksono

Nah,, untuk rute yang kami tempuh hasil pantauan Strava adalah sebagai berikut, Jadi ksaya gowes dari Kecamatan Colomadu Karanganyar, Menuju Karanganyar kota lanjut Waduk Cengklik, dimana rute tersebut harus menyebrangi kota Solo terlebih dahulu.

Gimana teman-teman goweser? Sepedaan paling jauh kemana?

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s