Manfaat Bersepeda Saat Pandemi dan Waktu Tepat untuk Melakukannya

Posted on Updated on

SepedaPandemi1

Beberapa pengetahuan yang saya ketahui tentang berepeda salah satunya adalah untuk menjaga daya tahan tubuh atau imun tubuh yang diimbangi dengan memakan makanan bergizi serta bernutrisi. Jika keduanya imbang insha Allah tidak mudah terserang virus selama pandemic berlangsung.

Olahraga yang sangat populer disaat pandemi adalah bersepeda, meski sebenarnya saya sudah melakukannya sejak 2011 silam, bahkan diawal pandemi kegiatan bersepeda menjadi tren tersendiri di akhir tahun 2020, hingga berdampak harga sepeda melonjak tinggi selama 3 bulan karena permintaan akan kendaraan kayuh ini melonjak.

Bagi saya pribadi, bersepeda selain untuk menjaga kebugaran, bersepeda jadi salah satu aktivitas yang digandrungi selama pandemi COVID-19 karena bisa jadi hiburan di luar rumah sembari menghirup napas segar.

Selain itu bersepeda adalah olahraga kardio yang bersifat aerobik atau jenis olahraga low impact yang dapat menjaga kebugaran tubuh. Jika  rutin dilakukan insha allah bakal mampu membantu meningkatkan kesehatan jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah.

SepedaPandemi2

Dengan bersepeda secara rutin maka banyak otot tubuh yang bisa dilatih lewat olahraga ini, diantaranya otot perut, paha, betis, hingga kaki dengan risiko cedera yang rendah. Sehingga bisa menjaga keseimbangan tubuh termasuk keseimbangan berat badan.

Bagi teman teman yang punya berat badan overweight, dengan bersepeda juga mampu membantu tubuh membakar lemak, mencegah obesitas, dan juga meningkatkan stamina.

Saya sendiri hampir 1-2 hari sekali selalu melakukan aktivitas ini. Waktu yang tepat untuk bersepeda perharinya bisa dilakukan dengan minimal durasi 2,5 jam dalam sepekan dengan intensitas ringan hingga sedang. Atau jika sudah professional, bisa dilakukan setiap hari minimal 1 jam perharinya.

Proses bersepeda terutama yang menggunakan multi gear bisa dilakukan 30 menit pemanasan dengan gigi rendah supaya otot kaki lentur dan tidak mudah capek. Baru setelah itu bisa diatur sesuai dengan medan jalanan seuai dengan kemampuan otot kaki.

Saya pribadi bersepeda minimal 15 – 20 kilo meter setiap harinya, tergantung rute dan elevasi. Namun saya usahakan disaat weekend biasanya jarak tempuh bisa 50km. Usahakan bersepeda berangkat setelah subuh dan pilih rute yang tidak terlalu ramai untuk mengurangi resiko kecelakaan  dan penyebaran virus corona, sejak pandemi saya juga secara pribadi lebih baik bersepeda sendiri dan selalu jaga jarak dengan para pesepeda lain.

Ayo kapan kita sepedaan bareng di Solo dan Sekitarnya…

4 respons untuk ‘Manfaat Bersepeda Saat Pandemi dan Waktu Tepat untuk Melakukannya

    Oir said:
    22 Agustus 2021 pukul 7:57 AM

    Ayo om gowes ke kerinci hehe.

      mysukmana responded:
      9 September 2021 pukul 4:29 PM

      wah waktu itu saya pernah ke Jambi 1 minggu, cuma gak bawa sepeda

    yusuf backpaker said:
    18 Juli 2021 pukul 10:23 AM

    Ayo om sesekali nanjak 😂

      mysukmana responded:
      19 Juli 2021 pukul 4:20 AM

      Ayo cuzz bar mam sate wedus 😎

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s