Gowes Happy, Kewer Sendiri dengan Sepeda Besi Bersama Teman Kecil

Posted on Updated on

Ceritanya hari minggu kemarin saya bersepeda seperti rutinitas biasa setiap 1-2 hari sekali perminggunya. Namun berbeda dengan sepedaan kali ini. Kali ini saya bersepeda bersama teman masa kecil saya dan temen-temen nongkong. Karena sudah sekian purnama tidak jumpa dan hanya berhubungan via WA. Akhirnya kita mencoba rutin agendakan setiap dua minggu sekali saja. Maklum karena kesibukan masing-masing.

Biasanya pakai sepeda hybrid atau MTB sekarang tetep pengen pake Folding Bike punya istri dengan frame besi (wah pasti berat nih kalau jarak jauh). Rute kali ini yang kita tentukan adalah ke arah Pengging Boyolali, Kalau dari Kartasura lumayan juga, karena keliatan landai tapi sebenarnya nanjak terus, butuh tenaga ekstra kalai menggunakan Sepeda Besi.

Nah rute yang kita tempuh seperti gambar dibawah ini. kita ber 6 memulai titik kumpul di Transmart Pabelan Sukoharjo Solo. Setelah itu langung ke arah barat menuju Kartasura-Pengging Boyolali. Karena saya menggunakan sepeda besi sendiri, maka disuruh paling depan. Eh Setelah mulai jalan Bangak-Pengging mulai terasa beratnya dan pakai acara rantai lepas dari gearnya (jadi sedikit ketinggalan) . Dan ini pertama kalinya menggunakan sepeda besi di tanjakan. Karena memang Exotic Folding by Pacifik bener-bener untuk sepeda urban kota-kota. terasa banget mentok di speed 13-15kmh saja.

Setelah sampai daerah Alun-Alun dan setelahnya baru dapat bonu banyak. Karena dari daerah tersebut hingga Sanggung arah Klaten mulai turunan. Disini pemandangannya sangat menyenangkan, karena melewati hamparan sawah dan cukup sejuk di pagi hari.

Di perempatan Sanggung inilah ada kejadian, salah satu teman saya terjatuh karena menghindari pasir dipinggir jalan. Lututnya luka lumayan, setelah itu kita melanjutkan bersepeda pelan-pelan dan mampir di Warung Soto tengah sawah daearh Jalan Sanggung – Baki.

Setelah sarapan bersama, akhirnya kewerpun hilang, dan kita melanjutkan perjalanan kembali ke arah Gawok-Makam Haji dan berpisah didaerah tersebut. Ada yang ke daerah Colomadu, Gawanan, Baturan, Mojosongo dan Ngruki. Saya sendiri pulang kembali ke Arah Kartasura.

Gimana kak? kalian sepedaan rata-rata berapa kilometer setiap harinya? kalau saya sepedaan rata-rata per hari 20-40 Kilometer. Total seminggu bisa 100km lebih he he he

6 respons untuk ‘Gowes Happy, Kewer Sendiri dengan Sepeda Besi Bersama Teman Kecil

    Nasirullah Sitam said:
    16 April 2021 pukul 7:56 AM

    Seru kui mas, gowe bareng kawan-kawan lama. Setidaknya ritme bersepedanya bisa menyesuaikan agar tidak ada yang tercecer. Penting gowes hahahhahah

      mysukmana responded:
      19 April 2021 pukul 8:34 AM

      Sebenarnya sudah di sesuaikan mas, cuma saya butuh tenaga ekstra hehe.. dan rantai sempet lepas pas pindah gigi saat mau tanjakan hehehe

    Phebie | Essentialist 🍿 said:
    30 Maret 2021 pukul 5:27 PM

    Keren gowes di sawah..seru banget

      mysukmana responded:
      19 April 2021 pukul 8:35 AM

      pokoknya kalau udah gowes turut sawah nyenengkeh

    ardiantoyugo said:
    30 Maret 2021 pukul 12:05 PM

    Enak gowes ke sawah sawah…

      mysukmana responded:
      30 Maret 2021 pukul 4:33 PM

      itu yang kami cari mas ardiantoyugo..hehe..swejuk..tapi agak kewer nih kmrn..(salah sepeda) hahaha

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s