Cerita Kita, Menikmati Suasana di Lereng Gunung Merbabu

Posted on Updated on

#Culinary – Waktu kecil, daerah Salatiga dan Sekitarnya tidak terlalu asing bagi saya dan keluarga, karena memang jaman dulu keluarga banyak yang tinggal disana. Sering kali saya mendengar kata Kopeng, namun baru kali ini saya menginjakkan kaki di lereng gunung merbabu ini di salah satu daerah bernama Kopeng.

Perjalanan dimulai dari Solo dimana sebelumnya saya dan satu teman terlebih dahulu menjemput salah satu produser film di bandara Adi Soemarmo yang ceritanya mau survey lokasi untuk membuat film barunya yang akan mengambil syuting di daerah lereng gunung merbabu dan sekitarnya.

Setelah perjalanan dari Solo, kami jalan-jalan terlebih dahulu mengelilingi sekitaran Kopeng, Ketep, Selo (sama aja muterin gunung), lalu mampir di Air Terjun. Karena hari sudah sore dan waktu itu hujan lebat, sang produser nyeletuk “ yuk cari tempat nongkrong saja dan makan sambil ngobrol”. “cuzz mareehh” timpal saya.

Akhirnya searching gmap dan menemukan tempat ngopi dengan nama “Cerita Kita”. Resto Cerita Kita ini terletak di tak jauh dari daerah Kopeng dengan lokasi agak naik ke bukit sedikit, Lokasi Cerita Kita lebih tepatnya berada di Jl. Magelang – Salatiga Jl. Ngablak – Grabag, Krangean, Ngablak, Magelang.

Dari segi bangunannya, Cerita Kita mengusung tema minimalis klasik, bangunannya penuh dengan ornamen kayu dan kaca, sehingga tamu yang ada didalamnya bisa melihat langsung suasana pegunungan dan lereng merbabu dari bilik kaca tersebut.

Setelah memarkirkan mobil, kami langsung memilih view dilantai dua. Baik lantai 1 dan lantai 2, beberapa anak muda dan beberapa pasangan sedang pada nongkrong menikmati menu makanan dan suasana sore itu. Suasana tampak romantis bagi mereka, namun tidak bagi kami yang lelaki semua ha..ha..ha..

Tak lama kemudian kami dihampiri mbak mbak waiter yang berjalan sembari membawa buku menu, kami pun memesan beberapa menu seperti Sup Iga, Sup Asparagus, Tempe Mendoan serta minuman hangat diantaranya adalah Kopi dan Teh. Harga menu dari Cerita Kita cukup standar resto pada umumnya, mulai 15K hingga tak sampai 100K keatas. mungkin agak sedikit mahal untuk wilayah pedesaan seperti ini, akan tetapi sesuai dengan suasana yang kami dapatkan.

Banyak yang merekomendasikan waktu terbaik nongkrong serta ngopi-ngopi disini dikala senja, disini katanya bisa menyaksikan sunset di balik gunung. Sayangnya waktu itu cuaca sedang mendung dan gerimis, jadi tidak bisa menyaksikan keindahan matahari terbenam.

Buat yang sedang jalan-jalan ke Salatiga – Magelang, Cerita kita saya rekomendasikan untuk nongkrong buat kalian, gimana kak? pengen nyobain?

4 respons untuk ‘Cerita Kita, Menikmati Suasana di Lereng Gunung Merbabu

    alrisblog said:
    5 Februari 2020 pukul 12:44 PM

    Pasti asik dan menyenangkan ngopi disana. Saya bayangkan nikmatnya baca buku disana.

    Allisa Yustica Krones said:
    30 Januari 2020 pukul 10:13 PM

    Betul, tempatnya mmg keliatan cozy banget ya, cocok banget buat nongkrong…sambil liat sunset keren, sambil nyantai pas hujan2 juga romantis

    Titik Asa said:
    30 Januari 2020 pukul 12:47 PM

    Aih…lihat suasananya bener saya jadi kepincut pengen ngopi disana, Mas.

    Salam,

    Akbar Siddiq said:
    30 Januari 2020 pukul 10:32 AM

    Waah, sayang lagi ketutup kabut ya Mas. Padahal udah kebayang kalo pas lagi cerah, adem adem sambil ngopi.
    Saya tinggal nggak jauh dari sana, pan kapan saya mampir juga aah. Makasih infonya!

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s