Ngopi di Kopi Jon, Kuningan Jakarta

Posted on Updated on

#Culinary – Kali ini saya sedang berada di Ibu Kota Jakarta,  setelah menyelesaikan beberapa tugas Negara di wilayah Blok M Square, akhirnya bisa sedikit santai santai menikmati kota metropolitan ini. Waktu itu saya menginap disalah satu homestay yang didekatnya tedapat beberapa warung kopi.

Kalau malam suka laper, jadi akhirnya keluar saja cari cemilan atau makanan. Lama gak ke Ibu Kota, jam 10 an Jakarta memang gak bisa tidur ya, maklum orang Solo, kalau jam segitu sudah mulai sepi (kecuali malam minggu).

Weekday saja Jakarta jam 9 malam ke atas saya meliha masih banyak sekali para pekerja yang mau pulang ke kost atau kerumahnya masing-masing. Bahkan beberapa masih menggunakan seragam kantor dan nongkrong dengan wajah-wajah lelah. Benar adanya kalau Jakarta itu keras, makanya warung kopi di Jakarta cukup ramai.

Lokasi Kopi Jon Jakarta

Pas jalan-jalan, pas lewat didaerah gang kampung Tepatnya di Jl. Karet Pedurenan No.9d, RT.2/RW.6, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Saya nemu warung kopi yang udah mau tutup yaitu Kopi Jon. Dari pada nongkrong disitu kelamaan, mendingan pesen lalu dibawa pulang saja

Harga Kopi Jon Jakarta

Soal harga, harga kopi relatif sama kalau sekelas café-café kecil atau coffee shop sederhana seperti ini. per cup nya dibanroll mulai dari harga 15K hingga 40K tergantung jenis kopi nya. Jadi masih sangat terjangkau banget kalau buat anak nongkrong ala-ala.

Beberapa jenis olahan kopi di Kopi Jon Jakarta macam-macam sekali yang bisa dinikmati, diantaranya adalah Kopi Susu, Kopi Mojito, Kopi Black Velvet, Capucino, Espresso dan Americano. Selain kopi, Kopi Jon Kuningan Jakarta juga menyediakan berbagai minuman teh seperti Lychee Tea, Lemon Tea, Flavor Tea, Green Tea dan minuman hangat lainnya seperti Chocolate.

Btw temen-temen Jakarta, kalau ngopi dimana nih?

8 respons untuk ‘Ngopi di Kopi Jon, Kuningan Jakarta

    Greatnesia said:
    21 Januari 2020 pukul 2:45 PM

    Saya masih setia sama kopi sachet, maklum lidah dan kantong ndeso.

      mysukmana responded:
      22 Januari 2020 pukul 9:40 AM

      jangan kebanyakan sachet om, gak sehat..mending kopi tubruk biasa pait bikin sendiri..

    Ceritaeka said:
    12 Desember 2019 pukul 7:57 AM

    Aku warga Jakarta malah baru tau tempat ini dari kamu. Hahaha.

      mysukmana responded:
      12 Desember 2019 pukul 8:27 AM

      aku juga gak sengaja nemu ini gara gara deket sama tempat aku nginep mak eka, btw orang jakarta mana tau daerahnya..jakarta itu luas banget hahah

    Rudi Chandra said:
    10 Desember 2019 pukul 4:36 PM

    Jadi pengen ngopi juga.

      mysukmana responded:
      11 Desember 2019 pukul 6:34 PM

      langsung bang, kopi tubruk juga enak hehe

    Nasirullah Sitam said:
    10 Desember 2019 pukul 1:51 PM

    Di Jakarta rata-rata kedai kopi buka tidak sampai malam. Beda dengan di Jogja yang makin larut kamin ramai pengunjungnya.

      mysukmana responded:
      11 Desember 2019 pukul 6:35 PM

      iya ya, aku juga heran waktu kesana, jam 10 udah mo tutup….di Solo aja sampai jam 1 malem..

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s