Kulineran Khas Sunda di Nasi Bancakan Trunojoyo, Kota Bandung

Posted on Updated on

#Culinary – Hari kedua di kota Bandung, membuat saya ingin mencicipi berbagai macam kulineran khas Sunda. Kali ini saya menemukan salah satu warung yang menyediakan berbagai macam masakan khas Sunda di daerah Trunojoyo. Nama warung tersebut adalah, Warung Nasi Bancakan Trunojoyo. Mungkin kalau di kota saya Solo mirip dengan Dapoer Solo.

Setelah memarkirkan kendaraan dan masuk ke warung ini saya melihat beberapa orang antri untuk makan siang, ternyata cukup ramai juga ya disini (batin saya). Semakin mendekat di antrian tersebut, saya melihat berbagai macam menu yang menggoda selera. Warung ini ternyata menyediakan lebih dari 50an  menu khas Sunda, seperti nasi liwet, pesmoul ikan mas, perkedel, tummies picung, sayur asem,beleum peda, ayam goreng, aneka pepes, lauk bawal, buntil, ulukutek leunca  semur jengkol, hingga berbagai macam sambal dan makanan khas sunda lainnya.

Setelah tiba giliran saya, saya pun mengambil makanan sendiri atau prasmanan kemudian membayarnya di kasir sebelum duduk untuk menikmati makanan yang sudah di ambil. Makanan di Warung Bancakan ini harganya relatif standar, akan tetapi saat mengambil makanan harus memperkirakan porsi, bisa bisa malah nombok bayarnya nanti saat di kasir. Untung waktu itu ditraktir sama temen, jadi it’s OK lah.

Beberapa menu yang saya ambil diantaranya adalah Nasi sayur, jamur, bakwan, sup ikan, udang goreng serta beberapa menu lainnya yang bisa buat bareng-bareng dan saling icip ramai – ramai.

Disudut warung ini juga disediakan cangkir dari seng serta ceret yang berisi air putih dan teh tawar, minuman ini disediakan secara gratis bagi pengunjung yang tidak ingin memesan minuman berbayar yang lebih spesial lainnya sepeti minuman es kopi nyereng, jus terong, es goyobod dan es cingcaw seperti yang saya nikmati siang itu.

Oh iya, yang saya suka dari warung ini juga menyajikan masakan dan cara memasaknya tetap menggunakan tungku bakar, atau bisa disebut nasi liwet. Uniknya cara penyajian dan display diwarung nasi bancakan ini tetap mempertahankan tradisional Sunda, dengan penyajiannya menggunakan seng, meskipun beberapa juga sudah menggunakan piring.

Penasaran kan seperti apa masakan Sunda? bagi teman-teman daerah Jawa Barat mungkin gak asing ya, kalau bagi saya yang orang Jawa Tengah, pasti jadi istimewa, he..he..yuk langsung cuz ke Jalan Trunojoyo No.62, Bandung.

6 respons untuk ‘Kulineran Khas Sunda di Nasi Bancakan Trunojoyo, Kota Bandung

    otidh said:
    13 November 2019 pukul 8:50 PM

    Di sini menunya sederhana, memang tradisional khas Sunda, tapi harganya level restoran mahal, hihi…

      mysukmana responded:
      14 November 2019 pukul 3:34 AM

      hehe..iyo bener mas, kalau di Solo ada model2 gini juga khas masakan Jawa, namanya Dapur Solo

    Mesra Berkelana said:
    11 November 2019 pukul 8:48 PM

    Nah iya aku perch lihat ini di tv, penasaran banget dan belum pernah coba campe skrg. Menunya yo banyak juga ya mas

      mysukmana responded:
      12 November 2019 pukul 6:10 AM

      menunya banyak banget kak, sampai bingung mau pilih yang mana..maunya dimakan semua hahaha, tapi ada daya kapasitas perut terbatas..

    James Y. Wijono said:
    11 November 2019 pukul 8:40 PM

    Sayur kacang merahnya di sini mantab.. lalu peda bakarnya jg sip👍🏼

      mysukmana responded:
      12 November 2019 pukul 6:15 AM

      semuanya enak pokoknya om hehe

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s