Menjaga Nilai Nilai keIslaman dalam Keluarga dengan Pengajian

Posted on Updated on

#Daily Random – Sebagai seorang muslim, selai melaksanakan rukun Islam dan Rukun Iman adalah menyibukkan diri diacara seperti majelis-majelis ta’lim. Alhamdulillah saya pribadi telah dilahirkan ditengah keluarga muslim. Meski beberapa saudara dari orang tua ada yang Kristen, Katholik bahkan Hindu. Namun perbedaan itu seolah-olah tidak ada karena kami saling menghormati. Bagiku agamaku bagimu agamamu.

Alhamdulillah juga, seperti tante dari keluarga bapak sekarang ada yang menjadi mualaf. Bahkan istilah jawanya cukup ndeles dan taat sekali setelah menjadi seorang muslim. Saya pribadi yang dilahirkan dari keluarga yang rata-rata adalah Nahdatul Ulama termasuk Istri, mempunyai keinginan selalu bisa menjaga nilai-nilai keIslaman diantara keluarga kami, dan saling toleransi diantara keluarga besar yang berbeda keyakinan.

Seperti yang sudah kami lakukan beberapa waktu sejak kami menikah, rata-rata didaerah Solo Jogja sangat kental segali dengan namanya Trah ( garis keturunan). Diantara trah inilah, khususnya keluarga dekat selalu melaksanakan pertemuan dan majelis setiap tiga bulan sekali. Paling tidak untuk mempererat silaturahmi diantara keluarga. Salah satu kegiatan tersebut adalah mengadakan pengajian rutin.

Setiap pengajian rutin acaranya pasti ya mengkaji sesuatu dilanjutkan dengan makan-makan dan ngobrol santai. Namun di keluarga kami khususnya yang kental dengan Nahdatul Ulama, setiap pengajian dan untuk menjaga nilai nilai keislaman selalu diawali dengan Berdzikir dan Tahlil  bersama.

Setelah itu  dilanjutkan dengan Maudzah Hassanah dengan tujuan untuk menambah pengetahuan setiap jamaah yang hadir, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, insha Allah. Bahkan yang menjadi tuan rumah dan pengisi Maudzah Hassanah selalu digilir. Hal ini dengan maksud supaya semua anggota keluarga bisa belajar ber tauziah dengan pengalaman dan ilmu yang mereka miliki.

2 respons untuk ‘Menjaga Nilai Nilai keIslaman dalam Keluarga dengan Pengajian

    alrisblog said:
    18 Oktober 2019 pukul 1:36 AM

    Mantab. Jiwa juga perlu diberi makan.

      mysukmana responded:
      20 Oktober 2019 pukul 1:46 AM

      semoga kita selalu menjadi manusia yang lebih baik..
      sama sama belajar om..

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s