Cerita Beli HP dan Review Samsung J 2 Pro, Smartphone Cocok Untuk Entry Level

Posted on Updated on

#Lifestyle –  Saya tidak bisa memungkiri kalau kehidupan saat ini tergantung dengan smartphone. Kotak kecil ini adalah benda ajaib yang saat ini harus dimiliki para kaum milenial. Banyak orang juga yang gak smart saat punya smartphone, akan tetapi tidak termasuk saya loh ya (semoga pembaca gak ada yang kesindir wkwkw).

Beberapa hari lalu smartphone saya Samsung yang masih 3G dan lungsuran dari adek saya itu mati pet alias mati total. Maklum, umurnya udah udzur alias sudah hampir 10 tahun, beli sejak 2008 kalau tidak salah. Begitu juga smartphone saya yang 4G hadiah dari Smartfren yang baik hati itu juga sudah tewas, termasuk dua smartphone merk Lenovo juga udah matih. Seumur-umur saya beli HP dengan pengeluaran sendiri bisa dihitung, mungkin 2 kali, sisanya HP Lungsuran dan Hadiah semua.

Nah karena semua smartphone saya matih semua, akhirnya saya memutuskan untuk membeli smartphone baru. Tadinya berpikir ingin kembar saja smartphone istri dengan merk Xiaomi Redmi 5A yang beli dari flash sale kemarin, tapi masak kembar? Sempat berpikir ulang juga sih kalau beli Redmi Note 5A biar agak beda sedikit sama istri.

Setelah mencari buka puasa untuk senin kamis biar gak kembang kempis untuk istri akhirnya saya mampir counter langganan kami deket rumah yang notabennya masih tetangga sendiri. Pilih-pilih merk baru yang harganya masih meninggi, akhirnya saya kepincut untuk beli smartphone second yang juga terpasang di etalase.

Mas bro yang punya counter cerita kalau ada banyak smartphone second masih baru di jual dari pelanggannya karena mau lebaran, mereka pada BU (Butuh Uang) katanya. Akhirnya pilihan saya jatuh ke Samsung J2 Pro dengan harga 1,5 juta, selisih 400an ribu kalau beli baru. Setelah cek nomor imei dll, sejarahnya smartphone ini di beli dua bulan yang lalu dan di beli pagi hari oleh peanggan dan di kembalikan sore harinya sama pelanggan. Kata mas bro counter (Sama aja hengpong baru dong mas.. cuma bedanya udah unboxing aja..Lumayan lah dapat harga 1,5 yang notabenya di sesuaikan dengan kemampuan financial he he he

Lalu seperti apa sih Samsung J2 Pro. J2 Pro bagi saya sudah mumpuni untuk berbagai kegiatan seperti blogwalking, foto, sosial media dan urusan bisnis yang saya jalankan melalui smartphone. Katanya sih Galaxy J2 Pro 2018 ini di rancang untuk milenial kelas pemula. Hehe seperti saya dong..

Bagi saya Galaxy J2 Pro sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pengguna smartphone. Sebagai contoh saya sering motret dengan kamera handphone yang biasanya untuk foto-foto di google local guide. J2 Pro sendiri memiliki kamera depan dengan resolusi 5 megapiksel yang dilengkapi dengan LED flash yang diklaim bisa menghasilkan foto “wajah cerah dalam sekali jepret”. Kamera belakang dengan resolusi 8 megapiksel dengan LED flash juga diklaim mendukung aktivitas fotografi bagi para milenial.

Smartphone buatan korea ini memang tidak main-main sih, meskipun masuk kategori entry-level, Samsung menyematkan layar Super AMOLED dengan bentang layar 5 inci beresolusi 960 x 540 piksel dengan aspek rasio 16:9. Jadi untuk mobile sudah lebih dari cukup, bagi saya tidak terlalu besar tidak pula terlalu kecil.

Prosessor yang didalamnya sudah Qualcomm Snapdragon 425 yang diperkuat CPU quad-core 1,4 GHz. Untuk smartphone kelas bawah ini sudah lebih dari cukup, apalgi biasanya Samsung memakai chipset buatan MediaTek.

Pada bagian memory yang paling saya suka adalah Galaxy J2 Prodibekali RAM 1,5 GB dengan penyimpanan internal 16 GB dengan opsi penambahan memori via kartu microSD. Sistem operasinya untuk Galaxy J2 Pro sudah menggunakan sistem operasi Android 7.1 Nougat dan disokong baterai berkapasitas 2.600 mAh, meskipun bagi saya sebenarnya agak boros dalam penggunaan.

Sedikit review gadget saya nih, btw udah pernah beli smartphone second? Atau udah sering?

Iklan

9 respons untuk ‘Cerita Beli HP dan Review Samsung J 2 Pro, Smartphone Cocok Untuk Entry Level

    Frany Fatmaningrum said:
    9 Agustus 2018 pukul 8:03 PM

    Aku belum pernah beli HP second, mas. Trus bukan tipe yg high tech juga. Biasa-biasa aja.

    Gallant Tsany Abdillah said:
    9 Agustus 2018 pukul 7:02 PM

    kalo smartphone belum. kalo hp dulu pernah.
    J2 Pro ini banyak juga yg pake di kantor wkwk

    maswar said:
    9 Agustus 2018 pukul 8:25 AM

    sering beli hape second dari teman yang suka gonta ganti hape, biasanya dia nawarin ke aku, kalo aku pas suka biasanya aku beli

      mysukmana responded:
      9 Agustus 2018 pukul 10:56 AM

      jangan jangan temennya mas maswar punya counter hengpong tuh hehe..

    layangseta said:
    9 Agustus 2018 pukul 7:22 AM

    Pernah sih beli smartphone seken, tapi itu hanya sekali. Karena sudah sangat jatuh cinta denganya sejak pertama kali rilis. Namun harganya gila.
    Smartphone itu Xperia Z, jadul

      mysukmana responded:
      9 Agustus 2018 pukul 10:55 AM

      oh my god..sonny xperia z di jamannya itu palling keren banget mas..dulu pengen beli..
      tapi apa di kata, budget ane belum mampu..mampunya beli second..

        layangseta said:
        9 Agustus 2018 pukul 3:39 PM

        Sama lah mas, mahalnya udah bisa buat beli motor

    nengsyera said:
    9 Agustus 2018 pukul 6:32 AM

    Aq beli hp second pernah tp itu pun lungsuran adek hahaha. Dia mau ganti hp, aq bayarin hp lama dia.
    Tapi skrg ga lagi, beli hp baru.
    Btw kok bs pada mati hpnya?
    Dirmhku numpuk beberapa hp, hidup semua tapi udh ktinggalan jaman pada bagian softwarenya. Iphone 4, iphone 5, bahkan iphone 6 ga kepake. Untuk yg iphone 6 ga kepake krn ada coak dikit di bagian layar LCDnya gara2 suami suka jatuhin hp dia (iphone punya suami). Akhirnya krn gemes apalagi udh dua kali ganti charger asli pun balik lg chargernya error atau rusak juga. Pas dia mau beli hp baru aq arahkan ke android aja, merknya samsung J7 plus dg pertimbangan hrga ini jauh lebih murah drpd dia beli iphone lagi.
    Suami tadinya pengen samsung galaxy S8 tp mata bini (saya) udh melotot duluan di konter 😅😅 saya blg ke dia “km mau beli hp mahal lagi nti 2 thn lagi ganti hp lagi, buang2 uang aja. No budget dg hrga sgitu, cari yg dibawahnya”. 😁😁
    So far pemakaian samsung di hp suami ga masalah mas, bagus kok. Suami jg ga komplain.

      mysukmana responded:
      9 Agustus 2018 pukul 10:54 AM

      wah smartphonenya neng syera berkelas semua..mau dong satu i phonenya wwkw…
      tapi..saya pake samsul saja sudah cukup kok mbak..
      yang penting bisa buat menyelesaikan pekerjaan..

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s