Main ke Museum Angkut Part I : Hall Utama dan Zona Edukasi

Posted on Updated on

#Travel – ‘Kalian bisa membayangkan jika di dunia tidak ada alat transportasi, pasti keteteran semua’. Beberapa waktu lalu saya jalan-jalan di salah satu kota yang terkenal dengan wisatanya dan suasananya yang cukup syahdu karena udaranya yang seger dan hawanya adem terus. Perjalanan ke Batu Malang saya tempuh dalam waktu 8 jam perjalanan dengan menggunakan bus hanya untuk mengunjungi sebuah museum yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya.

Just info saja nih, museum angkut baru di buka sekitar Maret 2014, jadi sejak tulisan ini saya buat saya ketinggalan 3 tahun blm kesana. Terletak di Batu Malang Jatim, museum angkut bagi saya memberikan konsep yang sangat menyenangkan.

Setelah dari bebrapa tempat wisata seperti Coban Rais, saya tiba di Museum Angkut pada malam hari. Cuaca waktu itu sedikit gerimis. Meskipun gerimis tidak mengurungkan niat saya untuk berlama-lama di museum ini sampai waktu habis. Tak lama kemudian saya tiba di museum angkut yang letaknya di Jl.Terusan Sultan Agung No2 Kota Wisata Batu Malang.

Disana saya di sambut dengan robot ala transformer bumble bee dan beberapa koleksi sekilas mobil serta kendaraan dunia yang terkenal, mulai dari yang tradisional ditarik oleh kuda hingga yang sudah bermesin hingga ratusan tenaga kuda.

Beberapa mobil dan motor buatan Negara-negara seperti Jepang, Amerika dan beberapa buatan benua Eropa terpampang begitu orisinil di hall utama museum angkut. Beberapa sport car seperti Mustang, Dogde, Porche hingga mobil klasik seperti Lincoln juga terpampang disini, termasuk pesawat dan helikopter kecil yang ada didalam hall utama. Tiket disini lumayan, 100 Ribu per orang, belum lagi kalau bawa kamera professional atau digital yang kelihatan..masih nambah biaya lagi, kecuali kamera smartphone. Karena saya tiba disana ba’da maghrib jadi harus benar benar memanfaatkan waktu dua jam untuk hunting. Soalnya museum ini tutup jam 8 malam.

Okey, dipostingan kali ini saya Cuma mau mbahas museum angkut di zona Hall Utama sama Edukasi saja ditambah dengan foto-fotonya. Karena kalau mbahas semuanya tangan saya capek ngetiknya hehe. Zona-Zona Museum Angkut di bagi menajdi beberapa zona sesuai dengan tema kendaraan. Pertama adalah Zona Hall Utama.

Zona Hall Utama Inilah zona pertama saat saya memasuki museum angkut. Suasana megah akan langsung terasa saat sobat melihat koleksi alat angkut yang populer dari berbagai penjuru tempat dan negara dari waktu ke waktu. Sebelum menuju tiket masuk terdapat kapal angkutan untuk tentara dan helikopter. Setelah itu baru ke zona hall utama.


Selain itu terdapat pula Zona Edukasi. Di zona edukasi atau lebih tepatnya lantai dua, terdapat beberapa mesin kendaraan dengan cara kerjanya. Selain itu juga terdapat beberapa angkutan yang pernah di gunakan oleh beberapa pejabat, seperti mobil yang pernah di naiki dahlan iskan dan mengalami kecelakaan di sarangan. Ada juga angkutan tradisional baik darat laut hingga udara. Disini juga terdapat replika kapal laut jaman majapahit dan kapal laut terkenal dunia di eranya. Bagaimana pembaca? Fotonya sudah lumayan mewakili kan. Tunggu postingan saya berikutnya di Museum Angkut 2 ya

 

Iklan

27 respons untuk ‘Main ke Museum Angkut Part I : Hall Utama dan Zona Edukasi

    Lutfi Retno Wahyudyanti said:
    6 Desember 2017 pukul 4:43 PM

    Belum pernah ke sini. Pengen sih gara-gara sering lihat orang foto-foto dengan latar beda. Ito mobil dan helikopter ada yang boleh dinaiki ga?

    maureenmoz said:
    5 Desember 2017 pukul 8:21 PM

    kenapa yaaaa, meski bolak balik ke batu tapi ngga pengen ke museum ini gegara males rameeeeenya >.< tergiur sih lihat foto2nya yg bagus2, tapi ngebayangin penuhnya kalau wiken bikin nyerah duluan.. etapi ternyata gede juga yaa dalemnya dan ngga separah yg sy bayangin.. next time deh kalu gitu..

      mysukmana responded:
      6 Desember 2017 pukul 8:26 AM

      nah kudu di coba nih kak klo ke Batu lagi..guede banget dalamnya dan sangat rekomended menurut saya..

    delinarahayu said:
    4 Desember 2017 pukul 11:53 PM

    Berkali kali ke Batu pas lebaran, belum kesampean ke museum angkutnya 😦 keluarga lebih seneng ke jatim park wkwk

      mysukmana responded:
      5 Desember 2017 pukul 6:46 PM

      padahal jaraknya jg deket kan..btw jatimpark 3 mau di bikin tuh..

        delinaare said:
        10 Desember 2017 pukul 8:10 PM

        dekeeet sekali wkwk ortu kurang minat ke sana, 😐 lebih suka nonton hewan2 wkwk

          mysukmana responded:
          11 Desember 2017 pukul 1:06 PM

          deket ya sama situ kak

    Dita said:
    4 Desember 2017 pukul 5:14 PM

    woh sekarang udah 100ribu mayan juga yaaa….udah lama banget sih kesananya

      mysukmana responded:
      4 Desember 2017 pukul 5:38 PM

      iya sekarang lebih mahal..tapi worthed pokoxnya klo kesana kak

    Vera said:
    4 Desember 2017 pukul 3:20 PM

    Pertama kali dibuka di tahun yg sama saya berkunjung dan itu masih murah 35 ribu. Saya lupa entah promo atau bagaimana hii
    Namun dilihat dri foto2 nya mas, bnyak yg blm saya tahu. Mungkin nmbah yaaa

      mysukmana responded:
      4 Desember 2017 pukul 3:34 PM

      35 ribu..wah masih terjangkau…skg 100 yak..lumayan mahal..

        Vera said:
        5 Desember 2017 pukul 7:07 AM

        iya, kantong mahasiswa gitu mas 🙂

          mysukmana responded:
          5 Desember 2017 pukul 6:47 PM

          semoga banyak rizkynya ya 🙂

            Vera said:
            6 Desember 2017 pukul 9:21 AM

            Aamiin Ya Rabb 🙂

    Ucok_74 said:
    4 Desember 2017 pukul 2:56 PM

    Kapan punya waktu buat liburan kesana yak? ;(

      mysukmana responded:
      4 Desember 2017 pukul 3:31 PM

      wah butuh refreshing om

        Ucok_74 said:
        4 Desember 2017 pukul 4:06 PM

        Hahahaha, butuh sekali mas. Cuma waktu belum bisa mengijinkan.

          mysukmana responded:
          4 Desember 2017 pukul 6:05 PM

          semoga yang di atas mengijinkan ya

    Frany Fatmaningrum said:
    4 Desember 2017 pukul 2:05 PM

    Aku lebih ketinggalan dari njenengan. Belum pernah ke Batu. Tak catet buat agenda liburan berikutnya.

    ahjummah said:
    4 Desember 2017 pukul 12:07 PM

    Wah, tetangga saya itu Om, museum angkut. tinggal turun notok belok kanan lurus belok kanan lagi lurus nyampe deh.. masih satu desa sama saya. Sama-sama anak desa nggagliknya. cuma beda rt sama rw ajah.. hehehehe

      mysukmana responded:
      4 Desember 2017 pukul 1:38 PM

      oya..wah..klo ke sana mending kontak jenengan saja ya..saya baru sekali lho ke malang. 2 hari disana kmrn..

        ahjummah said:
        4 Desember 2017 pukul 10:47 PM

        boleh, Om… biar saya pernah ketemuan sama temen blog. hehehehe..
        ke malang cuma 2 hari??? ya kurang banget atuuhh…..

          mysukmana responded:
          5 Desember 2017 pukul 6:45 PM

          iya datang pagi pulang besoknya malam…2 hari aja..karena terus ke Bromo hehe

    Idoe - Muhammad Idrus said:
    4 Desember 2017 pukul 11:32 AM

    Iya nih, sy juga bang..pernah rencanain kesana tahun lalu tapi tahun ini udah mau berakhir tetap belum kesampaian kesana. lengkap bener koleksinya ya…

      mysukmana responded:
      4 Desember 2017 pukul 1:42 PM

      ayo dong jangan cuma rencana saja..langsung cuzz

    Gallant Tsany Abdillah said:
    4 Desember 2017 pukul 11:21 AM

    Wah saya yang orang jatim malah belum pernah ke sini. hehehe. Yuk om ditunggu postingan berikutnya

      mysukmana responded:
      4 Desember 2017 pukul 1:43 PM

      masnya kebanyakan galau, jadi gk kesini sini hehehe

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s