Pesona Masjid Al Falah, Masjid Seribu Tiang di Kota Jambi

Posted on Updated on

#Travel – “Lebih dari seribu tahun perintah sholat itu diturunkan, dan di masjid ini disebut dengan masjid seribu tiang”. Kisah perjalanan keluarga saya di Jambi akhirnya sampailah di Masjid yang mempunyai sebutan 1000 tiang. Sehari sebelum pulang ke Solo, kakak dari istri saya mengajak kami untuk sholat berjamaah di Masjid Agung Al Falah yang merupakan salah satu masjid terbesar di Jambi.

Masjid 1000 tiang ini hanyalah sebutan, sebenarnya jumlah tiangnya hanya 256 buah. Masjid yang pernah di bangun pada tahun 1971 dan selesai sepuluh tahun kemudian ini menjadi kebanggaan masyarakat Jambi. Uniknya masjid ini tidak ada tembok kecuali di bagian deretan imam, sehingga ketika saya dan keluarga sholat berjamaah di masjid ini hawa sejuk bak udara dari surga sangat terasa.

Menurut sejarahnya, lokasi Masjid Agung Jambi ini merupakan pusat dari kerajaan Melayu dan tanah dari milik Sultan Thaha Syaifudin yang saat ini namanya menjadi nama Bandara di kota Jambi.

Layaknya bangunan di jawa yaitu Pendopo, Masjid ini sangat terbuka dan hanya tiang penyangga sebagai podasinya. Bagian mihrab dan dinding depan Masjid Al Falah Jambi juga dihiasi dengan ukiran dari kuningan lafas lafas Allah yang membuat masjid 1000 tiang ini tampak berwibawa.

Secara arsitektur Masjid Agung Al-Falah dibangun dengan kubah besar di tengahnya dan satu menara yang menjulang tinggi di sisi utara masjid. Semua bangunan masjid ini menggunakan material beton bertulang. Kekhasan tiangnya jika di pandang sekilas memang berjumlah sangat banyak. Pada bagian luar masjid tiang berwarna putih ramping sedangkan pada dalam masjid tiangnya di lapisi dengan ukiran dan kuningan.
Ketika selesai sholat dhuhur, sayapun penasaran dan melihat beberapa arsitektur bangunan masjid 1000 tiang ini. Pada bagian kubah dihias dengan ornament  garis-garis simetris dengan kaligrafi huruf Al Quran berwarna emas. Ditengahnya terdapat lampu gantung berukuran sangat besar berbahan tembaga sehingga membuat kubah dilihat lebih indah.

Bangunan yang bersifat terbuka tanpa pintu dan jendela ini tentunya mempunyai makna filosofi sendiri. Al Falah dari bahasa arab yang berarti kemenangan sama dengan makna yang dimiliki masjid 1000 tiang yang mempunyai arsitektur terbuka. Terbukanya bangunan masjid tersebut adalah agar semua muslim manapun bebas untuk masuk dan melaksanakan ibadah sholat di masjid 1000 tiang ini.

Iklan

13 respons untuk ‘Pesona Masjid Al Falah, Masjid Seribu Tiang di Kota Jambi

    Spesialis Kubah Mesjid said:
    3 September 2018 pukul 12:35 AM

    Mntp.

    Joni Delaroza said:
    23 November 2017 pukul 2:59 PM

    Tahun ’82 lalu kita pernah foto disini. Kalo gak salah, dekat dari Hotel Telanai Pura. Atau juga namanya Masjid Raya Telanai Pura? Betulkah?

    Deddy Huang said:
    17 November 2017 pukul 9:51 PM

    waktu ke jambi kemaren aku sempat juga masuk ke tempat ini. jumlahnya emang gak seribu 🙂

      mysukmana responded:
      20 November 2017 pukul 9:52 AM

      memang jumlahnya gak seribu kak, seperti halnya lawang sewu..

    Avant Garde said:
    17 November 2017 pukul 11:14 AM

    yang paling saya ingat dr masjid ini adalah ornamen tembaga pembungkus tiang utamanya dari solo, tepatnya boyolali 🙂

      mysukmana responded:
      20 November 2017 pukul 9:53 AM

      jangan jangan usaha temen saya yang bikin..soalnya saya punya temen pengusaha kuningan kayak beginian hehe coba buka supermetralcraft.com

        Avant Garde said:
        20 November 2017 pukul 9:57 AM

        hehehe, bisa jadi mas :))

    mcrokhim said:
    16 November 2017 pukul 2:58 PM

    Mantap

    naniknara said:
    16 November 2017 pukul 2:08 PM

    Indah sekali Masjidnya. Terbayang habis sholat terus sandaran di salah satu tiangnya, diterpa angin lembut sepoi-sepoi

      mysukmana responded:
      17 November 2017 pukul 9:34 AM

      iya mbak nani..langsung tertidur pulas

      mysukmana responded:
      20 November 2017 pukul 9:55 AM

      iya bu nani..adem pokoknya..apalagi kalau pas cuaca memdung seperti ini

    kegagalau said:
    16 November 2017 pukul 10:35 AM

    Arsitektur bangunan yang terbuka buat mesjid ini tetap adem di tengah cuaca Jambi yang panas banget ya Ka 😀

      mysukmana responded:
      20 November 2017 pukul 9:56 AM

      iya om..tapi disana sudah ada penjaga kebersihannya kok

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s