Berkeliling di Gentala Arasy, Jembatan dan Menara Ikonik di Sungai Batanghari

Posted on Updated on

#Travel – Setelah menginap sehari di Kota Jambi, saya dan keluarga berencana berkeliling kota Jambi. Salah satu tempat wisata menarik yang saya kunjungi waktu itu adalah Gentala Arasy. Katanya sih jembatan ini masih terbilang baru, karena baru dibangun pertengahan 2012 yang lalu. Meskipun tergolong baru jembatan ini merupakan jembatan yang khusus dibangun untuk para pejalan kaki yang menghubungkan Jambi Kota Sebrang dengan Kota Jambi.

Setelah mermarkirkan mobil, saya pun bergegas untuk mengambil beberapa foto jembatan yang membentang melewati sungai Batanghari. Jembatan dengan panjang 530 meter dan kalau di lihat dari atas memiliki bentuk berkelom seperti huruf S ini sengaja dibangun sebagai icon baru kota Jambi.

Dari atas jembatan saya bisa melihat hamparan sungai yang lebarnya lebih dari setengah kilometer. Beberapa perahu dan kapal kecil melintas di bawah jembatan ini. Tak lama kemudian saya dan keluarga menyewa perahu motor untuk berkeliling sungai Batanghari.
Dari bawah sungai saya bisa melihat secara keseluruhan Jembatan dan Menara Gentala Arasy yang saat ini menjadi icon Jambi. Menara Gentala Arasy juga menggambarkan mengenai sejarah penyebaran agama islam dimana dibawah menara tersebut terdapat museum, namun sayang, saya tidak bisa masuk ke museum tersebut karena belum buka. Katanya orang sekitar isinya merupakan museum yang menceritakan tentang sejarah perkembangan agama Islam di Jambi.

Karena saya kesana tidak di hari minggu, sekitaran jembatan dan menara ini suasana sepi, jadi lebih leluasa. Namun kalau hari minggu kata kakak saya sekitaran menara ini cukup ramai, apalagi dimalam hari. Sekitaran jembatan dan menara Gentala Arasy ini dijadikan sebagai pusat kuliner.

Iklan

14 respons untuk ‘Berkeliling di Gentala Arasy, Jembatan dan Menara Ikonik di Sungai Batanghari

    Avant Garde said:
    17 November 2017 pukul 10:50 AM

    Wah, main ke jambi… gak mampir ke rumah saya mas 🙂

      mysukmana responded:
      20 November 2017 pukul 9:55 AM

      rumah jenengan dimana mas..next ya…aku kirain jenengan di padang or palembang heheh..saya waktu smp bandara sempet mikir..temen blogger yg di jambi siapa ya?

        Avant Garde said:
        20 November 2017 pukul 9:58 AM

        di bangko, masih 6 jam dr jambi hahaha

    kegagalau said:
    10 November 2017 pukul 7:04 AM

    kalau ke kota jambi hanya di rumah dan mall saja ka. hahahha perlu dicoba ya kalau kesempatan dtg ke sana lagi

    evrinasp said:
    10 November 2017 pukul 5:12 AM

    blog anyar tho? jadi ingat blog wp ku yg satu itu belum diupdate haha, btw di jambi ternyata sungainya besar juga ya dan seperti sungai lain membawa tanah liat jadi terlihat agak coklat

    April Hamsa said:
    9 November 2017 pukul 3:12 PM

    Sungainya gede2 yaaa. Maklum selama di Jawa liatnya sungainya kecil2 hehe.
    Belum pernah ke Jambi, moga kapan2 bisa ke sana aamiin 😀

      mysukmana responded:
      9 November 2017 pukul 5:10 PM

      iya sumatra n kalimantan memang rajanya sungai di indonesia

    Gallant Tsany Abdillah said:
    9 November 2017 pukul 10:43 AM

    Bedanya Jambi Kota Sebrang dengan Kota Jambi apa ya?
    Apa semacam Semarang Kota Lama dan Semarang yang lebih modern?

      mysukmana responded:
      9 November 2017 pukul 1:18 PM

      klo kota sebrang lebih ke tradisionalnya jambi..banyak rumah panggung disana kak

    Akhmad Muhaimin Azzet said:
    9 November 2017 pukul 10:08 AM

    Jadi enakan ke situ kalo pas ga hari Minggu ya, Mas, hehe…

    Budi Santoso said:
    9 November 2017 pukul 9:13 AM

    tahun 2008 pernah sebulan di jambi, dekat dengan bandaranya. Banyak perubahan ternyata di Jambi. Perjalanan dari Jakarta ke Jambi naik bus hampir 24 jam-an. Ngerinya pas melewati hutan-hutan di daerah lampung

      mysukmana responded:
      9 November 2017 pukul 1:18 PM

      iya sekarang bandaranya udah dipindahkan ditempat baru..2th yll di resmikan pak Joko

        Budi Santoso said:
        9 November 2017 pukul 1:28 PM

        oh, sudah pindah to, dulu bandaranya kan deket dnegan taman yang ada kebun binatangnya, lupa namanya. Berbatasan dengan muaro jambi

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s